Profil Program Sarjana Agribisnis

Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo dibentuk untuk ikut andil dalam mengemban tugas membina kemandirian karakter anak bangsa, yang dituangkan dalam berbagai bidang. Peningkatan sumberdaya manusia dalam mempersiapkan generasi handal dan berdaya saing di bidang pertanian menjadi satu amanat perdaban Indonesia yang berkontribusi dalam pembangunan negara. Program studi Agribisnis lahir dan hadir sebagai solusi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 448/D/T/K-IX/2010 Tgl 11 Juni 2008, dalam menyiapkan generasi pertanian yang berdaya saing.

Keberadaan Prodi Agbisnis UM Gorontalo memberikan kontribusi signifikan pada pengembangan pendidikan pertanian. Saat ini Prodi Agribisnis telah terakreditas B berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1718/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2016. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab moril dalam memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat. Atmosfir kampus yang nyaman, ramah dan hijau memberikan nuansa yang berbeda dalam menempuh pendidikan di Prodi Agribisnis UM Gorontalo.

Visi

”Menjadi program studi yang menghasilkan sumberdaya manusia unggul, terkemuka, profesional dan berwawasan bisnis serta mampu melakukan penelitian inovatif di bidang agribisnis berlandaskan nilai-nilai iman dan taqwa kepada Allah Swt, di kawasan timur Indonesia pada tahun 2025”.

Misi

Untuk mencapai visi di atas, Program Studi Agribisnis menetapkan misi sebagai berikut :

  1. Menyelenggarakan pendidikan yang mampu menghasilkan sarjana berwawasan luas, kreatif, inovatif dan berkemampuan wirausaha, atas dasar iman dan taqwa kepada Allah Swt;
  2. Mengembangkan penelitian dalam mendukung pengembangan IPTEK bidang pertanian yang berbasis agribisnis;
  3. Meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dalam pengamalan ilmu dan teknologi untuk kemaslahatan masyarakat; dan
  4. Mengembangkan pusat dakwah islamiyah di bidang agribisnis.

Tujuan

Tujuan Program Studi Agribisnis adalah menghasilkan :

  1. Sarjana pertanian yang mandiri, berkualitas unggul, profesional, terkemuka, kreatif, inovatif, berjiwa kewirausahaan di bidang agribisnis.
  2. Sarjana pertanian yang responsif terhadap setiap perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang agribisnis.